Seberkas Rindu
Hidup terasa sulit ketika figur seorang Ibu tak bisa lagi di rasakan jangankan dirasakan mendengar suaranya pun tak bisa. Ketika hidup tak memiliki sinarnya kepada siapakah terang itu bercahaya. Kini tak ada bahu tempat bersandar bahkan pelukan hangat itu tak bisa lagi dirasakan. Bintang yang tersisa terlalu sibuk membagikan cahayanya di tempat yang terang bahkan bintang itu lupa kalau ada dua ruang gelap yang membutuhkan untuk disinari. Semesta seakan tak mendengar rintihan pilu dariku. Langit biru tampak cerah dilihat olehmu namun hatiku tak secerah langit biru itu. Gerimis dikala itu kulihatnya ada beberapa orang yang terus menari dan terus menari dirintikan itu. Entah mengapa aku masih terdiam membisu. Untukmu si bintang sirius.