Piluh
Malam semakin larut, keheningan ini membuatku semakin kesepian. Kulihat kelangit tak ada satupun bintang yang menghiasi malam ini. Kulangkahkan kakiku dan kemudian duduk dibangku panjang itu, entah kenapa ada sesuatu yang mengusik pikiranku. Aku masih duduk dan termenung, nada hp pesan berbunyi dan ternyata itu dari seseorang yang kurindukan untuk berada didekatku. Mataku berkaca-kaca membaca pesan singkat itu. Sekali lagi aku berkata dalam hati kenapa musim semi ini tak kunjung berganti.. Yeahh, dunia ini seakan menertawakanku dikala aku belum mampu untuk bangun dan menegakkan kakiku seperti waktu dimana aku belum merasakan kehilangannya. Semenjak kepergiannya, hari hari yang kulalui begitu terasa sulit. Semasa hidupnya aku paling tidak bisa mengungkapkan kata i love you mama. Saya lebih suka melakukan sesuatu yang membuatnya bisa merasakan apa yang saya rasakan seperti ketika itu saya menggendongnya ke kamar mandi karena pada saat itu mama belum bisa berjalan habis oper...